Mimpi Tinggal di Mars Bakal Segera Terwujud

Mimpi Tinggal di Mars Bakal Segera Terwujud

Pendiri sekaligus CEO SpaceX, Elon Musk berencana membangun sebuah stasiun bulan dan kota kolonisasi di Mars, yang akan diwujudkan dalam beberapa dekade ke depan.

Hal itu terungkap pada ajang International Astronautical Congress (IAC) di Adelaide, Australia.

Proyek astronomi itu juga mengusulkan perjalanan penumpang dengan menggunakan pesawat ruang angkasa bermuatan besar berkecepatan hipersonik, yang dapat diluncurkan di seluruh permukaan bumi.

Dikutip dari Designboom, rancangan SpaceX mencakup pesawat ruang angkasa dengan pendorong roket besar (BFR), yang diharapkan dapat diluncurkan pada 2022 dan mulai dioperasikan 2024.

Adapun sistem yang dibangun, mendaur ulang filosofi roket 'Falcon 9' milik mereka, dengan memperbesar kapasitas dan tenaga, sehingga mampu mencapai kecepatan 18.000 mil per jam atau setara 29.000 kilometer per jam.

Dengan biaya bahan bakar yang relatif lebih rendah, serta roket yang dapat digunakan kembali, biaya penerbangan diperkirakan akan turun drastis.

Selain itu, SpaceX mengklaim, waktu tempuh perjalanan jarak jauh hanya 30 menit, itu artinya Anda dapat pergi ke belahan bumi mana pun dalam waktu kurang dari satu jam.

Guna menampung sekitar 100 penumpang, BFR SpaceX akan membangun pangkalan yang berbasis di bulan, serta sebuah kota koloni di Mars. Pada 2024 mendatang, dua dari empat pesawat ruang angkasa akan digunakan untuk mengirim awak ke Mars.

Mereka akan membangun stasiun ruang angkasa guna menyambut gelombang ekspansi di masa mendatang.

Adapun roket yang digunakan nantinya juga akan mengangkut kargo yang dibutuhkan bagi stasiun ruang angkasa internasiopnal dan stasiun baru di bulan terlebih dulu.

Inidia Harga Menginap di Hotel Tertinggi di Dunia

Inidia Harga Menginap di Hotel Tertinggi di Dunia

Selain memiliki gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirat Arab, kini juga memiliki hotel tertinggi di dunia. Gevora Hotel saat ini tercatat sebagai hotel tertinggi di dunia di Guinness World Records dengan ketinggian gedung 356 meter.

Predikat hotel tertinggi di dunia ini mengalahkan JW Marriott Marquis, yang uniknya memiliki letak yang dekat dari Gevora Hotel. Gevora Hotel memiliki 528 kamar yang terbagi menjadi tiga tipe, Deluxe Room, One Bedroom Deluxe, dan Two Bedroom Suite.

Hotel bintang empat ini juga dilengkapi klub kesehatan, sauna, kolam renang, dan restoran bintang lima. Semua dalam konsep ruang Art Deco.

"Kami sangat gembira membuka Gevora Hotel. Ini merupakan proyek besar dan akhirnya kami siap berbagi visi dengan dunia," kata General Manger Gevora Hotel, Jairaj Gorsia dilansir dari CNN Travel.

Untuk menginap di Gevora Hotel per malam dihargai mulai dari 163 dollar AS-190 dollar AS per malam atau setara Rp 2,2 juta - Rp 2,5 juta per malam.
Harga tersebut terbilang lebih terjangkau jika dibandingkan hotel lain di daerah Gevora Hotel yang rata rata berharga 243 dollar AS atau setara Rp 3,2 juta per malam.

"Kami membuat formula yang berbeda untuk keramah tamahan hotel bintang empat di ketinggian yang baru. Kami menunggu untuk melayani masa inap yang tak terlupakan," kata Jairaj.

Meski tercatat sebagai hotel tertinggi di dunia, Gevora Hotel bukan hotel yang terletak di lantai gedung tertinggi.

Predikat hotel yang terletak di lantai gedung tertinggi masih jatuh pada The Ritz Carlton Hongkong. Hotel ini menempati lantai teratas gedung International Commerce Centre dari lantai 102-118.

Blognya Rava Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger